Setiap pagi
Setiap naik bis kota menuju sekolah
Setiap kulihat dia berdiri di depan gang seraya menunggu jemputan
Setiap berkali-kali berhasil kutangkap matanya dan kutelan sampai habis tak bersisa
Setiap saat itu pula, nggak habis kupikir,
“Bagaimana cara Kau ciptakan perempuan hingga sedemikian itu?”
Tapi, toh ia tetap berdiri di situ sampai kesudahan waktu.
Sampai akhirnya, waktu itu habis, dan ia tidak lagi berdiri di situ lagi.
Walau terus kuharap...
Hingga sekarang, setiap kulewat jalan itu,
selalu kuharap untuk sekali lagi, ia rela berdiri di situ.
Dan bila waktu itu datang,
hm..., sungguh-sungguh akan kulahapnya bulat-bulat,
tidak sekedar matanya lagi!
hahaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar