17 Mei 2010

Kata, frase, kalimat bertuah-ku (1)

Tamtamadalem (Tamtama Dalem) bahasa Jawa
Ini merupakan istilah yang kutemukan dalam salah satu buku alm. Rm. Mangunwijaya, Pr. Artinya hebat banget, yakni prajurit Allah. Semangat heroisme yang besar dalam frase ini, membuat angkatan kami di Seminari Menengah St. vincentius a Paulo, Garum-Blitar, memampangnya di belakang jaket angkatan. Tulisannya begini ‘Tamtama Dalem. Padhepokan Seminari Menengah Garum’. Hebat to?
Harapanku juga besar untuk dapat menjadi salah satu prajurit Allah, yang memiliki kesetiaan dan dedikasi yang besar kepada tuannya. Semoga aku nggak jadi desersi, haha!

Pascapastor
Istilah ini kuciptakan sendiri. Role modelnya adalah istilah alm. Rm. Mangunwijaya, Pr (lagi), pascaIndonesia. Istilah pascaIndonesia memuat dimensi pemaknaan yang luas akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. PascaIndonesia hendak menyatakan bahwa manusia Indonesia zaman sekarang hendaknya melampaui (pasca) keindonesiaannya demi suatu visi masyarakat global yang lebih luas.
Berdasar pengertian yang kurang lebih demikianlah, tercipta kata pascapastor. Artinya ya sesuai dengan yang tertulis, yakni melampaui pastor. Apa artinya hal ini?
Cita-citaku saat ini adalah menjadi pastor. Tapi kata ini berusaha mengingatkanku bahwa identitas pastor bukan final dalam hidupku. Pencapaianku adalah suatu titik jauh di belakang gelar pastor ini. Apa titik itu? Sebuah imaji kesempurnaan Bapa di surga (Mat 5: 49). Kemudian kata ini menjadi daya gerak bagiku untuk terus bertumbuh, berkembang, dan berbuah demi mencapai titik itu.
Berharap selalu dapat kumaknai, kuhidupi, dan kucipta demikian! Fiuh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar